Tempat Wisata di Bojonegoro Jawa Timur

Tempat Wisata di Bojonegoro – Halo Sobat Travelers.. Sedang merencanakan liburan? Jika ya, Sobat Travelers dapat mempertimbangkan Bojonegoro sebagai destinasi liburan Sobat Travelers.Walaupun kota ini tidak dikenal sebagai kota wisata, namun tempat wisata di Bojonegoro tergolong sangat banyak dan sangat menarik untuk dikunjungi.

Untuk sobat yang belum tahu, Bojonegoro merupakan salah satu daerah kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang bersebelahan dengan Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Blora.

Bojonegoro memiliki luas sekitar 2.384 km persegi. Penduduknya didominasi oleh suku Jawa yang masih kental akan budaya tradisional. Menurut catatan sejarah, di era kerajaan, Bojonegoro pernah menjadi wilayah kekuasaan kerajaan Hindu dan kerajaan Islam. Anehnya, tidak seperti Jogja dan Bali, kabupaten ini cenderung sangat minim objek wisata sejarah yang berbau ajaran Hindu.

Kondisi topografi Bojonegoro didominasi oleh daerah perbukitan. Bila Anda merupakan tipikal Travelers yang hobi berkunjung ke objek wisata perbukitan dan air terjun, Bojonegoro benar – benar sangat pas untuk Anda.

Kunjungi juga: 36 Tempat Wisata di Jombang Jawa Timur

Tempat Wisata di Bojonegoro yang Menarik Dikunjungi

Jika Sobat Travelers tertarik untuk menghabiskan waktu liburan di Bojonegoro, tim penulis blog Tempatwisataseru.com telah merangkum informasi terkait daftar tempat wisata di Bojonegoro yang menarik untuk dikunjungi.Langsung saja, berikut daftar lengkapnya:

1. Air Terjun Kedung Peti

Lokasi: Desa Ketileng, Kec. Malo, Kab. Bojonegoro

Air Terjun Kedung Peti via Alamasedy

Air Terjun Kedung Peti via Alamasedy

Air Terjun Kedung Peti merupakan salah satu air terjun paling eksotis yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Walaupun cukup tinggi, namun aliran air di air terjun ini tidak begitu deras. Untuk alirannya sendiri terbagi menjadi tiga tingkatan yang dibatasi oleh tebing bebatuan.

Secara keseluruhan, kondisi alam di sekitar air terjun ini tergolong masih sangat asri. Aliran airnya jernih, kondisi alam di sekitarnya pun masih terjaga dengan cukup baik, sehingga nyaman untuk dijadikan sebagai tempat untuk bersantai dan melepas penat.

Sayangnya, sampai artikel ini ditulis, kondisi fasilitas yang tersedia di kompleks air terjun ini masih tergolong sangat minim.

Bila Anda tertarik untuk berkunjung ke air terjun ini, lokasinya ada di Desa Ketileng, Kec. Malo, Kab. Bojonegoro.

2. Air Terjun Kedung Maor

Lokasi: Desa Kedung Sari, Kec. Temayang, Kab. Bojonegoro

Air Terjun Kedung Maor via @khadaficamp27

Air Terjun Kedung Maor via @khadaficamp27

Air Terjun Kedung Maor berlokasi di Desa Kedung Sari, Kec. Temayang, Kab. Bojonegoro.

Air terjun ini memiliki aliran air yang cukup stabil. Di musim kemarau aliran airnya tidak pernah kering, dan di musim penghujan, aliran airnya juga tidak terlalu deras dan masih relatif cukup jernih.

Bila dibandingkan dengan air terjun yang sebelumnya, Air Terjun Kedung Maor memiliki tingkat ketinggian yang lebih rendah. Walaupun begitu aliran airnya cenderung lebih deras dengan kedung yang lebih dalam.

Dalamnya kedung air terjun ini sering dimanfaatkan oleh para wisatawan yang suka tantangan untuk melompat dari atas tebing.

Air Terjun Kedung Maor dibuka untuk umum setiap hari selama 24 jam non stop. Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke tempat ini, waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah pada hari kerja. Pasalnya, di hari libur dan akhir pekan, pengunjung air terjun ini biasanya “agak membludak”.

3. Air Terjun Grojogan Pucangarum

Lokasi: Desa Clebung, Kec Bubulan, Kab. Bojonegoro

Air Terjun Grojogan Pucangarum via Guneman

Air Terjun Grojogan Pucangarum via Guneman

Objek wisata air terjun yang satu ini berlokasi di Dusun maor, Desa Clebung, Kec Bubulan, Kab. Bojonegoro.

Air terjun ini memiliki aliran air yang jernih dan tidak terlalu deras. Secara total, ketinggian air terjun ini diperkirakan sekitar 20 – an meter.

Karena alirannya tidak terlalu deras, beberapa wisatawan biasanya akan duduk di bawah aliran air terjun ini untuk merasakan “sensasi pijatan”alami secara cuma – cuma.

Sayangnya, kedung yang ada di bagian bawah air terjun ini cenderung tidak terlalu luas dan agak dangkal.

Sama seperti halnya dua objek wisata air terjun yang sebelumnya, Air Terjun Grojogan Pucangarum juga bisa dikunjungi kapan saja selama 24 jam non stop.

4. Air Terjun Krondonan

Lokasi: Desa Krodonan, Kec. Gindang, Kab. Bojonegoro

Air Terjun Krondonan via Tavellingyuk

Air Terjun Krondonan via Tavellingyuk

Melompat ke Kecamatan Gindang, ada satu objek wisata air terjun tersembunyi yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Air terjun tersebut adalah Air Terjun Krodonan.

Air Terjun Krodonan memiliki ketinggian sekitar 15 meter dengan aliran air yang cukup deras. Kondisi airnya tergolong cukup jernih. Hanya saja, di waktu – waktu tertentu (terutama saat musim penghujan), aliran airnya biasanya akan berubah menjadi agak keruh.

Sampai artikel ini ditulis, air terjun ini belum dikelola sebagai tempat wisata. Oleh karena itu, jangan harap Anda bisa menemukan fasilitas wisata yang memadai di sini.

Untuk bisa sampai ke lokasinya pun, Anda harus rela berjalan kaki melewati hutan jati dan jalan setapak terlebih dahulu.

Agak melelahkan memang, namun seluruh rasa lelah yang Anda rasakan pasti akan langsung terbayar lunas begitu Anda melihat keindahan air terjun ini.

Bagaimana? Tertarik untuk menyambangi air terjun ini? Jika ya, lokasinya ada di Desa Krodonan, Kec. Gindang, Kab. Bojonegoro.

5. Air Terjun Clebung Bubulan

Lokasi: Desa Clebung, Kec. Bubulan, Kab. Bojonegoro

Air Terjun Clebung Bubulan via @ahmadadib_adv

Air Terjun Clebung Bubulan via @ahmadadib_adv

Tempat wisata di Bojonegoro yang selanjutnya adalah Air Terjun Clebung Bubulan.

Air terjun Clebung Bubulan berlokasi di Desa Clebung, Kec. Bubulan, Kab. Bojonegoro. Air terjun ini merupakan salah satu objek wisata air terjun terfavorit di kalangan wisatawan lokal.

Tingkat ketinggian Air Terjun Clebung Bubulan diperkirakan mencapai 20 meter. Walaupun tinggi, namun dalam kondisi normal aliran airnya cenderung tidak terlalu deras.

Kondisi alam di sekitar air terjun ini masih terjaga dengan baik.Kondisi airnya sendiri juga sangat jernih dan segar sehingga sangat pas untuk dijadikan sebagai tempat untuk bersantai sembari melepas penat.

Bila dibandingkan dengan beberapa objek wisata air terjun yang sebelumnya, lokasi Air Terjun Clebung Bubulan cenderung jauh lebih mudah untuk diakses.

Walaupun begitu, tetap saja, untuk bisa sampai ke lokasi air terjun ini Anda harus menggunakan kendaraan pribadi mengingat lokasinya ada di daerah pedesaan yang belum terjangkau moda transportasi umum.

6. Air Terjun Gua Kikik

Lokasi: Desa Sumberejo, Kec. Malo, Kab. Bojonegoro

Air Terjun Gua Kikik via limitadventure

Air Terjun Gua Kikik via limitadventure

Air Terjun Gua Kikik merupakan objek wisata alam yang menawarkan dua daya tarik utama sekaligus, yaitu air terjun dan gua tak berpenghuni.

Objek wisata ini masih tergolong baru dan belum banyak diketahui oleh kalangan wisatawan.

Walaupun begitu, untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung, pengelola objek wisata ini telah menyediakan beragam fasilitas. Masih belum begitu lengkap memang, namun secara keseluruhan fasilitas yang tersedia sudah tergolong cukup memadai.

Kondisi Air Terjun Gua Kikik masih tergolong sangat asri dan nyaman untuk dijadikan sebagai tempat wisata.

Lokasi objek wisata Air Terjun Gua Kikik ada di Desa Sumberejo, Kec. Malo, Kab. Bojonegoro. Tiket masuk ke objek wisata ini tergolong cukup murah, yaitu hanya Rp. 5.000 saja per orang.

7. Air Terjun Kedung Gupit

Lokasi: Desa Klino, Kec. Sekar, Kab. Bojonegoro

Air Terjun Kedung Gupit via Alamasedy

Air Terjun Kedung Gupit via Alamasedy

Seperti yang telah kami sebutkan di atas, Bojonegoro sangat kaya akan objek wisata alam berbentuk air terjun.

Nah, setelah membahas enam objek wisata air terjun di atas, masih ada satu lagi objek wisata alam berbentuk air terjun yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi di waktu luang. Objek wisata tersebut adalah Air Terjun Kedung Gupit.

Air Terjun Kedung Gupit berlokasi di Desa Klino, Kec. Sekar, Kab. Bojonegoro. Dari pusat Kota Bojonegoro, objek wisata ini berjarak sekitar 40 km dan dapat ditempuh dalam kurun waktu 1 – 1,5 jam perjalanan.

Kondisi Air Terjun Kedung Gupit masih tergolong sangat asri. Pengelolaan objek wisata ini masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar. Oleh karena itu jangan heran jika fasilitas wisata di tempat ini belum begitu lengkap.

8. Waduk Pacal

Lokasi: Desa Kedung Sumber, Kec. Temayang, Kab. Bojonegoro

Waduk Pacal via @fajarhw

Waduk Pacal via @fajarhw

Tempat wisata di Bojonegoro yang selanjutnya adalah Waduk Paca. Diresmikan oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada Tahun 1933, Waduk Pacal merupakan salah satu waduk tertua di Bojonegoro.

Sejak pertama kali dibangun sampai saat ini, Waduk Pacal telah dimanfaatkan sebagai sumber irigasi warga sekitar.

Selain berfungsi sebagai sumber irigasi, Waduk Pacal belakangan juga menjelma menjadi salah satu tempat wisata hits di Bojonegoro. Ya, karena keindahan alamnya yang menakjubkan, objek wisata ini sering dikunjungi oleh wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Salah satu aktivitas wisata paling menarik yang bisa dilakukan di waduk ini adalah memancing. Biasanya, di akhir pekan dan hari libur waduk ini banyak dikunjungi oleh para pemancing yang berasal dari berbagai penjuru daerah di Pulau Jawa.

Jika Anda hobi mengambil foto, Waduk Pacal juga sangat pas untuk dijadikan sebagai spot untuk mengambil foto. Beberapa pasangan kekasih yang ingin menikah bahkan ada yang menjadikan waduk ini sebagai tempat untuk pengambilan foto pre wed mereka lho!

Nah, bagaimana? Tertarik untuk berkunjung ke waduk ini? Jika ya, lokasi wadk ini ada di Desa Kedung Sumber, Kec. Temayang, Kab. Bojonegoro.

Jika Anda berangkat dari pusat Kota Bojonegoro, Anda harus menempuh perjalanan sejauh 35 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

9. Waduk Pedang

Lokasi: Desa Kepohkidul, Kec. Kedungadem, Kab. Bojonegoro

Waduk Pedang via Kimwadukpedang

Waduk Pedang via Kimwadukpedang

Selain Waduk Pacal, ada satu lagi objek wisata berbentuk waduk yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Waduk tersebut adalah Waduk Pedang.

Waduk Pedang terletak di Desa Kepohkidul, Kec. Kedungadem, Kab. Bojonegoro. Di kalangan wisatawan, waduk ini dikenal dengan nama Embung Pedang.

Saat pertama kali didirikan, waduk ini sebenarnya hanya difungsikan sebagai tempat penampungan air untuk aktivitas irigasi saja.

Nah, belakangan, setelah mendapatkan sentuhan perawatan dari masyarakat sekitar, waduk ini menjadi terlihat cantik dan asik untuk dijadikan sebagai tempat wisata.

Sejak saat itu, waduk ini menjadi ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Biasanya, mayoritas wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini hanya sekedar jalan – jalan sambil hunting foto. Namun, jika mau, Anda sejatinya dapat melakukan beberapa aktivitas wisata lainnya, seperti joging, bersepeda, dan memancing.

Berstatus sebagai tempat umum, Waduk pedang dapat dikunjungi kapan saja selama 24 jam non stop. Walaupun begitu, bila Anda ingin mengunjunginya, waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah di pagi hari dan sore hari, yaitu saat matahari tidak terlalu terik.

10. Banyu Kuning

Lokasi: Dusun Jomblang Jati, Desa Krondonan, Kec. Gondang, Bojonegoro

Banyu Kuning via Kanalbojonegoro

Banyu Kuning via Kanalbojonegoro

Tempat wisata di Bojonegoro yang selanjutnya adalah Banyu Kuning. Banyu Kuning merupakan objek wisata berbentuk pemandian air hangat alami yang berlokasi di Dusun Jomblang Jati, Desa Krondonan, Kec. Gondang, Bojonegoro.

Objek wisata ini sebenarnya masih tergolong cukup baru. Walaupun begitu, karena unik, tidak lama setelah dibuka, objek wisata ini langsung terkenal dan populer di kalangan wisatawan lokal.

Di sini, pengunjung dapat menikmati pengalaman mandi air hangat yang keluar dari lereng Gunung Pandan.

Pancuran air hangat di tempat ini keluar dari dinding batu yang berwarna kuning keemasan. Itulah kenapa objek wisata ini diberi nama Banyu Kuning, yang artinya “Air Kuning”.

Menurut informasi yang beredar, air hangat di tempat ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, mengingat kandungan zat belerang yang terdapat di dalamnya.

Bila tertarik untuk berkunjung ke objek wisata ini, Anda dapat mengunjunginya setiap hari dari mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 18.00 sore.

11. Taman Wisata Sario

Lokasi: Jl. raya Padangan – Ngawi, Km. 8, Kec. Padangan, Kab. Bojonegoro

Taman Wisata Sario via @diujungsenja

Taman Wisata Sario via @diujungsenja

Taman Wisata Sario merupakan taman wisata berbentuk wahana permainan air yang berlokasi di Jl. raya Padangan – Ngawi, Km. 8, Kec. Padangan, Kab. Bojonegoro.

Objek wisata ini masih tergolong baru dan belum banyak diketahui oleh wisatawan. Di sini Anda dapat bermain air hingga puas sembari menikmati berbagai macam wahana permainan yang tersedia.

Walaupun masih tergolong baru, namun objek wisata ini sudah dilengkapi dengan fasilitas wisata yang cukup lengkap. Dari mulai tempat parkir, kamar gandi, sampai dengan gazebo untuk berteduh, semuanya telah tersedia di sini.

Di hari normal, objek wisata ini buka setiap hari dari mulai pukul 08.00 pagi sampai dengan pukul 18.00. Tiket masuk ke objek wisata ini tergolong cukup murah, yaitu hanya Rp. 10.000 di hari kerja dan Rp. 15.000 di hari libur dan akhir pekan.

12. Wana Tirta Dander

Lokasi: Desa Dander, Kec. Dander, Kab. Bojonegoro

Wana Tirta Dander via Youtube

Wana Tirta Dander via Youtube

Wana Tirta Dander merupakan objek wisata super lengkap yang berlokasi di Desa Dander, Kec. Dander, Kab. Bojonegoro.

Di tempat ini, Anda dapat menikmati berbagai macam fasilitas dan wahana permainan yang sangat menarik, seperti: water boom, seluncuran air, kolam arus, blower embun, dll.Selain itu, tersedia pula beberapa fasilitas lain yang tidak kalah menarik, seperti: lapangan golf, kolam renang, dan lahan untuk aktivitas outbond.

Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke objek wisata ini, objek wisata ini buka setiap hari dari mulai pukul 08.00 pagi sampai dengan pukul 17.00 sore.

13. Bendungan Gerak Bojonegoro

Lokasi: Desa Ngringinrejo, Kec. Kalitidu, Bojonegoro

Bendungan Gerak Bojonegoro via Wikipedia

Bendungan Gerak Bojonegoro via Wikipedia

Bendungan Gerak Bojonegoro merupakan objek wisata berbentuk bendungan yang berlokasi di Desa Ngringinrejo, Kec. Kalitidu, Bojonegoro. Bendungan ini pada dasarnya merupakan bendungan yang berfungsi sebagai pengendali debit air Sungai Bengawan Solo. Namun, karena tempatnya yang cukup eksotis, bendungan ini menjadi ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama dari kalangan anak muda.

Secara keseluruhan, tidak banyak aktivitas wisata yang bisa dilakukan di sini. Mayoritas pengunjung bendungan ini biasanya hanya menjadikan tempat ini sebagai tempat bersantai sembari menikmati fenomena sunset di sore hari.Beberapa di antara mereka ada juga yang memanfaatkan bendungan ini sebagai lokasi untuk joging dan bersepeda.

14. Agrowisata Belimbing

Lokasi: Desa Ngringinrejo, Kec. Kalitidu, Kab. Bojonegoro

Agrowisata Belimbing via Bojonegorokab

Agrowisata Belimbing via Bojonegorokab

Tempat wisata di Bojonegoro yang selanjutnya adalah Agrowisata Belimbing. Agrowisata Belimbing berlokasi tidak jauh dari Bendungan Gerak, yaitu di Desa Ngringinrejo, Kec. Kalitidu, Kab. Bojonegoro.

Di agrowisata ini, Anda dapat melakukan berbagai macam aktivitas wisata menarik, seperti wisata petik buah, berkeliling kebun, belajar cara budidaya pohon Belimbing, dll.

Untuk memudahkan wisatawan, pengelola agrowisata ini telah menyediakan berbagai macam fasilitas pendukung.

Dari mulai tempat parkir, toilet, sampai dengan gazebo untuk bersantai, semuanya telah tersedia di sini.

Untuk bisa masuk ke objek wisata ini, pengunjung tidak perlu membayar biaya tiket masuk sama sekali.

Pengunjung baru dipunguti biaya jika ingin melakukan aktivitas wisata petik buah, dimana besaran biayanya disesuaikan dengan bobot belimbing yang telah dipetik.

Untuk harga per kg nya sendiri tergolong cukup murah, yaitu sekitar Rp. 5.000 sampai dengan Rp. 8.000 untuk buah belimbing ukuran jumbo, dan sekitar Rp. 3.000 sampai dengan Rp. 4.000 untuk buah belimbing ukuran kecil.

Bagaimana? Tertarik untuk berkunjung ke objek wisata ini?

15. Bukit Tono

Lokasi: Dusun Kadung, Desa Sambungrejo, Kec. Gondang, Kab. Bojonegoro

Bukit Tono via @wid_da

Bukit Tono via @wid_da

Bukit Tono merupakan salah satu tempat wisata hits di Bojonegoro yang sedang ngetren di kalangan anak muda.

Menurut informasi yang beredar, Bukit Tono dulunya merupakan kawasan perladangan. Kawasan perladangan tersebut sering dikunjungi oleh kalangan anak muda yang hobi berkemah. Nah, ketika berubah menjadi tempat wisata, nama Pak Tono pun akhirnya tetap terbawa – bawa sampai sekarang.

Di Bukit Tono, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam khas daerah perbukitan sembari melakukan sesi take foto dengan latar belakang spot foto khusus yang telah disediakan oleh pihak pengelola.

Tidak jauh dari lokasi Bukit Tono, ada beberapa objek wisata lain yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Objek wisata tersebut berbentuk kebun bunga dan bumi perkemahan. Jika Anda ingin berkemah, bumi perkemahan di Kawasan Selfie Bukit Tono ini bisa Anda jadikan sebagai alternatif tujuan kemah Anda.

Lokasi objek wisata Bukit Tono ada di Dusun Kadung, Desa Sambungrejo, Kec. Gondang, Kab. Bojonegoro. Karena lokasi bukit ini agak terpencil, jika ingin mengunjunginya, Anda kami sarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi.

16. Objek Wisata Negeri di Atas Angin

Lokasi: Desa Deling, Kec. Sekar, Kab. Bojonegoro

Objek Wisata Negeri di Atas Angin via @ketutsundanakonvag

Objek Wisata Negeri di Atas Angin via @ketutsundanakonvag

Tempat wisata di Bojonegoro yang selanjutnya adalah Kawasan Wisata Negeri di Atas Angin. Objek Wisata Negeri di Atas Angin berlokasi di Desa Deling, Kec. Sekar, Kab. Bojonegoro.

Dari pusat Kota Bojonegoro, objek wisata ini berlokasi sekitar 50 km dan dapat ditempuh dalam kurun waktu 1 – 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Objek wisata ini diberi nama Objek Wisata Negeri di Atas Angin karena lokasinya terletak di dataran tinggi. Dari tempat ini, wisatawan dapat menikmati keindahan Kabupaten Bojonegoro dari atas ketinggian bukit.

Salah satu spot paling menarik yang bisa Anda kunjungi di Objek Wisata Negeri di Atas Angin adalah Bukit Cinta. Bukit ini merupakan salah satu tempat terbaik untuk berkemah sekaligus menikmati fenomena sunrise di pagi hari.

Karena panorama alamnya yang sangat luar biasa, Objek Wisata Negeri di Atas Angin juga sering dijadikan sebagai tempat untuk mengambil foto Prewed lho!

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk berkunjung ke objek wisata ini?

17. Watu Gandul

Lokasi: Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro

Watu Gandul via @tejo_abadee

Watu Gandul via @tejo_abadee

Watu Gandul merupakan objek wisata eksotis yang berlokasi di Desa Sambungrejo, Kec. Gondang, Kab. Bojonegoro. Di tempat ini, Anda dapat melihat secara langsung beberapa bongkahan batu raksasa yang terkesan seperti disusun oleh “pihak” tertentu.

Jika melihat ukuran batunya yang luar biasa besar, rasanya agak sedikit mustahil jika batu – batu tersebut disusun oleh manusia. Terlebih lokasi batu ini terletak di kawasan perbukitan yang sulit untuk diakses oleh alat berat.

Menurut penuturan pengelola tempat ini, objek wisata ini sudah pernah didaftarkan ke UNESCO pada Tahun 2016 yang lalu. Sayangnya, sampai saat ini masih belum diketahui apakah tempat ini dijadikan sebagai situs warisan dunia versi UNESCO atau tidak.

18. Hutan Jati

Lokasi:Kec Dander, Kab. Bojonegoro

Hutan Jati via @din_ndutz

Hutan Jati via @din_ndutz

Bojonegoro merupakan salah satu daerah penghasil kayu jati terbaik di Indonesia. Nah, saat berlibur ke Bojonegoro, jangan lupa untuk singgah ke salah satu sentra produksi kayu jati di sini, yaitu di Hutan Jati yang terletak tidak jauh dari Waduk Pacal.

Di hutan jati ini, Anda dapat menikmati berbagai macam olahan kuliner khas Bojonegoro yang dijajakan oleh warung makan tradisional milik masyarakat sekitar.

Jika mau, di beberapa warung, Anda juga bisa membeli olahan ikan bakar yang ditangkap secara langsung dari Waduk Pacal.

19. Taman Rajekwesi

Lokasi: Jl. Rajekwesi Bojonegoro, Pondokasri, Klangon, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

Taman Rajekwesi via Youtube

Taman Rajekwesi via Youtube

Tempat wisata di Bojonegoro yang selanjutnya adalah Taman Rajekwesi. Taman Rajekwesi merupakan taman terbuka hijau yang dimiliki sepenuhnya oleh Pemerintah Bojonegoro.

Taman ini sebenarnya masih tergolong cukup baru. Peresmiannya pun baru dilakukan pada Tahun 2016 yang lalu. Walaupun begitu, karena fasilitasnya yang lengkap, taman ini langsung berhasil menjadi salah satu tempat wisata paling populer di Bojonegoro.

Di taman ini, pengunjung dapat melakukan berbagai macam aktivitas wisata menarik seperti: bersantai di pinggiran taman, berfoto di beberapa spot taman, joging, bermain jungkat – jungkit, dll.

Oh ia, untuk Anda yang membawa anak kecil, objek wisata ini juga telah dilengkapi dengan berbagai macam wahana permainan lho!

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mengunjunginya? Jika ya, lokasi taman ini ada di Jl. Rajekwesi Bojonegoro, Pondokri, Klangan, Kec. Bojonegoro.

Untuk masuk ke taman ini, Anda hanya perlu membayar tiket parkir sebesar Rp. 2.000 untuk sepeda motor dan Rp. 5.000 untuk mobil pribadi.

20. Kayangan Api

Lokasi: Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro

Kayangan Api via Detik

Kayangan Api via Detik

Pernah mendengar fenomena Api Abadi di Turkmenistan? Nah, saat berlibur ke Bojonegoro, Anda dapat melihat fenomena serupa di Objek Wisata Kayangan Api.

Objek Wisata Kayangan Api berlokasi di Desa Sendangharjo, Kec. Ngasem, Kab. Bojonegoro. Objek wisata ini merupakan satu dari beberapa titik di dunia yang memiliki pancaran api abadi.

Pada Tahun 2000 silam, Kayangan Api pernah dijadikan sebagai tempat pengambilan api untuk obor Pekan Olahraga Nasional XV.

Menurut penuturan masyarakat sekitar, Kayangan Api sudah ada sejak era kerajaan Majapahit dahulu. Dulu, tempat ini dianggap sebagai tempat yang sakral.

Tidak jauh dari lokasi Kayangan Api ada sebuah sumur bernama sumur Blekutuk yang sering dipakai sebagai tempat untuk merendam benda pusaka oleh masyarakat sekitar.

Agak mistis memang, namun secara keseluruhan, objek wisata ini benar – benar sangat menarik untuk dikunjungi.

21. Teksas Wonocolo

Lokasi: Desa Wisata Geopark Wonocolo, Kec. Kedewan, Kab. Bojonegoro

Teksas Wonocolo via Detik

Teksas Wonocolo via Detik

Tempat wisata di Bojonegoro yang berikutnya adalah Teksas Wonocolo. Teksas Wonocolo merupakan objek wisata yang mengusung konsep layaknya daerah Texas yang ada di Amerika Serikat.

Di tempat ini, Anda dapat melihat sekitar 250 sumur minyak bumi yang cocok untuk dijadikan sebagai latar belakang untuk berfoto.

Walaupun mengusung konsep wisata khas Texas, Amerika Serikat, namun tempat ini tidak dinamai dengan kata “Texas”. Alih – alih menggunakan nama tersebut, pengelola tempat ini lebih memilih untuk menggunakan kata “Teksas”.

Penggunaan nama tersebut ternyata bukan tanpa alasan. Pasalnya “Teksas” merupakan akronim dari “Tekad Selalu Aman dan Sejahtera” yang notabene merupakan cita – cita masyarakat sekitar.

Nah, bagaimana? Anda tertarik untuk berkunjung ke desa wisata ini? Jika ya, objek wisata ini ada di Desa Wisata Geopark Wonocolo, Kec. Kedewan, Kab. Bojonegoro.

22. Alun – Alun Bojonegoro

Lokasi: Jl Mas Tumapel 1, Kadipaten, Kauman, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

Alun – Alun Bojonegoro via Novawijaya

Alun – Alun Bojonegoro via Novawijaya

Setelah berkeliling ke berbagai daerah yang ada di wilayah Kabupaten, kini saatnya kita membahas tempat wisata di Kota Bojonegoro.

Salah satu tempat wisata paling favorit di Kota Bojonegoro yang nyaris tidak pernah sepi pengunjung adalah Alun – Alun Bojonegoro. Alun – alun ini berlokasi tepat di tengah kota.

Karena lokasinya yang strategis dan wilayahnya yang luas, objek wisata ini sering dijadikan sebagai tempat untuk melangsungkan berbagai macam kegiatan masyarakat, seperti: pertunjukan seni, pertandingan olahraga, sholat ied, dll.

Karena berstatus sebagai fasilitas umum, alun – alun Bojonegoro dapat dikunjungi kapan saja tanpa perlu membayar biaya tiket masuk sama sekali. Walaupun begitu, bila Anda ingin berkunjung ke sini, waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah di pagi hari, di sore sampai malam hari.

23. Batu Semar

Lokasi: Jl. Mas Tumapel, Ledok Kulon Tiga, Ledok Wetan, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

Batu Semar via Travelingyuk

Batu Semar via Travelingyuk

Objek wisata Batu Semar sebenarnya merupakan bagian dari Alun – Alun Bojonegoro.

Batu ini merupakan batu raksasa yang sarat akan kisah misteri. Batu yang memiliki bobot lebih dari 80 ton ini kabarnya merupakan material muntahan gunung Pandan yang meletus ratusan tahun silam.

Beberapa kalangan meyakini bahwa batu ini memiliki hubungan spiritual dengan Eyang Gendro Sari yang merupakan penguasa Gunung Pandan. Dulu, sebelum batu ini dipindahkan ke Alun – Alun Bojonegoro, banyak orang yang menjadikannya sebagai tempat untuk melangsungkan ritual dan sesembahan.

Nah, karena saat ini lokasi batu ini ada di pusat kota, batu ini lebih sering dijadikan sebagai latar belakang untuk berfoto ketimbang sebagai tempat untuk melakukan ritual sesembahan.

24. Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Lokasi: Jl. Hasyim Asyari, Kauman, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro merupakan masjid tertua sekaligus terbesar yang ada di Bojonegoro.

Masjid ini kabarnya sudah ada sejak Tahun 1825 dan telah mengalami beberapa kali pemugaran. Dulunya, sebelum bernama Masjid Agung Darussalam, masjid ini bernama Masjid Jami’, yang berarti Masjid Pemersatu.

Secara total, masjid ini memiliki luas sekitar 2.422 meter persegi. Dengan ukurannya tersebut, masjid ini diperkirakan dapat menampung sekitar 1.100 orang jamaah untuk beribadah.

Selain karena ukurannya yang besar, Masjid Agung Darussalam juga memiliki daya tarik lain berupa gaya arsitektur dan bangunan menara “lilit” nya yang luar biasa megah.

Lokasi Masjid Agung Darussalam ada di Jl. Hasyim Asyarai, Kauman, Kec. Bojonegoro. Jika Anda liburan ke Bojonegoro, jangan lupa untuk singgah sejenak di Masjid ini ya!

25. Masjid Al Birru Pertiwi

Lokasi: Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro

Masjid Al Birru Pertiwi via Ninsphoto

Masjid Al Birru Pertiwi via Ninsphoto

Jika Masjid Agung Darussalam terkenal dengan sejarah dan bangunan arsitekturnya yang megah, Masjid Al Birru Pertiwi terkenal akan kubahnya yang “katanya” terbuat dari bahan emas.

Karena kubah emasnya tersebut, banyak wisatawan yang penasaran dan tertarik untuk mengunjunginya.

Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke masjid ini, lokasinya ada di jalan lintas Kabupaten Bojonegoro – Ngajuk, yaitu di Desa Dander.

Karena berstatus sebagai masjid, wisatawan dibebaskan untuk mengunjungi tempat ini kapan saja selama 24 jam non stop.

26. Kelenteng Hok Swie Bio

Lokasi: Jl. WR. Supratman No.99, Karang Pacar, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

Kelenteng Hok Swie Bio

Kelenteng Hok Swie Bio

Selain dua objek wisata religi di atas, masih ada satu lagi objek wisata religi di Bojonegoro yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi, yaitu Klenteng Hok Swie Bio.

Klenteng Hok Swie Bio merupakan klenteng tempat ibadah para penganut Kong Hu Chu. Klenteng ini memiliki bentuk bangunan yang unik dan sarat akan budaya tradisional Cina.

Setiap hari klenteng ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat Tionghoa yang ingin beribadah. Di waktu – waktu tertentu, seperti menjelang imlek, pengunjung klenteng ini biasanya akan membludak.

Lokasi Klenteng Hok Swie Bio berada di pusat Kota Bojonegoro. Jika mau, Anda dapat mengunjungi klenteng ini setiap hari dari mulai pagi hingga sore.

27. Petilasan Angling Darma

Lokasi: Desa Weton Ngare, Kalitidu, Bojonegoro

Petilasan Angling Darma via Jawatimuran1

Petilasan Angling Darma via Jawatimuran1

Bagi Anda yang lahir pada Tahun 90 – an ke bawah, Anda pasti tidak asing dengan nama tempat wisata yang satu ini.Ya, nama objek wisata ini dulu pernah menjadi buah bibir karena film – nya yang sangat menarik untuk ditonton.

Nah, jika Anda ingin sedikit bernostalgia dengan film tersebut, Anda dapat berkunjung ke objek wisata ini.Tempat ini kabarnya pernah dijadikan sebagai tempat pelaksanaan ritual Prabu Angling Darma.

Menariknya, menurut informasi yang beredar, Prabu Angling Darma berkunjung ke tempat ini saat sedang menjalani masa hukuman. Pada waktu tersebut, Beliau tengah dikutuk menjadi seekor Burung Belibis.

Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke objek wisata ini, lokasinya ada di Desa Weton Ngare, Kalitidu, Bojonegoro. Di hari normal objek wisata ini buka setiap hari dari mulai pagi hingga petang.

28. Makam Wali Kidangan Sukorejo

Lokasi: Dusun Kidangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro

Makam Wali Kidangan Sukorejo via Adigendot

Makam Wali Kidangan Sukorejo via Adigendot

Wali Kidangan Sukorejo merupakan salah satu tokoh yang sangat populer di kalangan warga Bojonegoro. Beliau merupakan juru kunci yang bertugas untuk menjaga Bukit Kidangan.

Karena kesaktian dan jasanya yang cukup besar, Wali Kidangan Sukorejo sangat dihargai oleh masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang melakukan ziarah ke makam Beliau.

Lokasi Makan Wali Kidangan Sukorejo ada di Desa Sukorejo, tepatnya di atas Bukit Kidangan. Untuk sampai ke lokasi makam, pengunjung harus berjalan kaki menaiki sekitar 500 – an anak tangga.

29. Makam Buyut Dalem di Kalangan Pacar

Lokasi: Jl. Dewi Sartika, Bojonegoro, Kadipaten, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

Makam Buyut Dalem di Kalangan Pacar merupakan makam milik Adipati Bojonegoro bernama Pangeran Aryo Dalem. Beliau pernah menjadi pemimpin daerah Bojonegoro di kisaran Tahun 1614 sampai dengan Tahun 1619.

Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke objek wisata ini, lokasinya ada di Desa Kadipaten, Bojonegoro.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke makam ini adalah setiap hari Rabu Wage. Di waktu tersebut, penjaga tempat ini biasanya akan mengadakan ritual untuk mengganti cungkup makam yang terbuat dari alang – alang.

30. Makam Mbah Malang Negoro Kasim

Lokasi: Desa Ngasinan, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur

Makam Mbah Malang Negoro Kasim ada di Desa Ngasinan, Padangan, Bojonegoro. Menurut penuturan masyarakat sekitar, Mbah Malang Negoro Kasim merupakan makam dua orang pengikut setia Pangeran Diponegoro yang bernama Panglima Perang Tanggono Puro dan Kyai Hasan Wirodikromo.

Makam ini dianggap spesial karena kisah heroik pemiliknya dalam Perang Jawa yang berlangsung di kisaran Tahun 1925 sampai dengan Tahun 1930.

31. Go Fun Entertainment Complex

Lokasi: Jl. Veteran, Jambean, Sukorejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

Go Fun Entertainment Complex via Gofun

Go Fun Entertainment Complex via Gofun

Go Fun Entertainment merupakan tempat wisata berbentuk pasar malam yang sangat pas untuk dikunjungi bersama keluarga.

Di tempat ini, wisatawan dapat menikmati berbagai macam wahana permainan menarik seperti: rumah jagal, bianglala, komidi putar, kereta koboi, dll.

Untuk bisa masuk ke objek wisata ini, pengunjung harus membayar biaya tiket masuk sebesar Rp. 20.000 di hari kerja dan Rp. 25 ribu rupiah di hari libur dan akhir pekan.

Jika ingin menikmati wahana permainan yang tersedia, pengunjung harus membayar biaya tambahan yang berkisar antara Rp. 3000 sampai dengan Rp. 15.000 per wahana permainan.

32. Sendang Grogolan

Lokasi: Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro

Sendang Grogolan via @destyaadi

Sendang Grogolan via @destyaadi

Sendang Grogolan harus masuk dalam daftar empat wisata di Bojonegoro yang akan anda kunjungi. Sendang atau aliran air Grogolan ini sangat jernih sekali.

Selain airnya yang jernih, alam di sekitarnya juga sangat sejuk dan asri, sangat cocok untuk kita jadikan tempat melepas penat, terutama karena si doi yang pindah ke lain hati. Hahaha

Kamu di Sendang Grogolan ini dijamin bakal betah berlama-lama. Bagaimana tidak, tempat ini begitu indah, bak sepenggal firdaus yang ada di bumi.

Wisatawan yang datang bisa sekedar bersantai menikmati keindahan alamnya dan berfoto-foto narsis, atau anda juga bisa memilih aktivitas rafting di sendang ini agar liburanmu semakin seru dan menyenangkan.

Kunjungi juga yuk: 50 Objek Wisata di Tulungagung Jawa Timur Terbaru

33. Mata Air Desa Sumberarum

Lokasi: Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro

Mata Air Desa Sumberarum via @Siollok

Mata Air Desa Sumberarum via @Siollok

Tempat wisata di Bojonegro yang terakhir yang kami rekomendasikan adalah mata air Desa Sumberarum yang cocok buat kita jadikan tempat basah-basahan.

Kolam pemandian di Mata air desa Sumberarum ini sangat jernih dan segar sekali, begitu nyebur, dijamin kamu langsung jreeeng.

Lokasi kolam pemandian ini ada di desa Sumberarum, Dander. Segarnya sumber mata air di kolam air ini membuatmu betah berlama-lama berenang. Pasalnya air yang jernih dan dingin juga akan membuatmu nyaman berada di kolam ini.

*****

Itulah beberapa tempat wisata di Bojonegoro yang bisa Anda kunjungi saat liburan. Selain tempat wisata yang kami sebutkan di atas, mungkin masih ada banyak lagi tempat wisata menarik di Bojonegoro yang luput dari perhatian kami.

Nah, jika Sobat Travelers memiliki informasi terkait tempat wisata tersebut, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar ya! Jangan lewatkan juga: Tempat Wisata di Sidoarjo Jawa Timur

loading...

Leave a Reply

error: Content is protected !!