23 Kuliner Khas Bali yang Wajib Anda Coba

Makanan Khas Bali – Siapa yang tidak kenal dengan pulau dewata Bali? Pulau dewata Bali memiliki banyak sekali potensi baik dari segi budaya, wisata pantai, wisata kuliner dan wisata alam lainnya. Keindahan Bali sudah sangat dikenal oleh masyarakat dunia. Bahkan sebagian wisatawan yang datang ke Bali tidak mengenal negara Indonesia itu sendiri. Mereka justru lebih mengenal Bali.

Bali terkenal memiliki objek wisata pantainya yang indah, pasir pantainya putih, serta airnya yang sangat bening, sebening kristal. Tidak heran kalau wisatawan dari berbagai berbagai penjuru Indonesia bahkan dunia ingin menikmati liburan di Bali.

Tidak hanya wisata dewasa, pelajar juga banyak yang datang liburan ke Bali dengan menggunakan berbagai jasa tour Bali. Dengan menggunakan bus mereka datang jauh-jauh dari berbagai penjuru Indonesia ingin menikmati keindahan pulau dewata Bali, terutama pantainya yang sangat terkenal.

Memang, Bali menjadi surganya dunia. Jika anda datang ke Bali, jangan lupa untuk mencoba makan khas Bali yang terkenal sangat lezat. Bagi Anda yang muslim Anda harus lebih memilih makanan khas Bali yang akan anda nikmati. Karena beberapa makanan khas Bali ada yang terbuat dari daging babi.

Nikmati juga 15 Aktivitas Seru di Tanjung Benoa Bali

23 Makanan Khas Bali yang Wajib Anda Coba

Berikut Tempatwisataseru.com rangkum ada 23 makan khas Bali yang wajib anda cobain saat liburan kesini, apa saja? Simak berikut ini:

1. Blayag Raja

Blayag Raja Khas Bali

Makanan khas Bali yang pertama adalah Bayag. Kuliner yang satu ini merupakan makanan khas Bali tepatnya di Buleleng. Memang kuliner ini kini agak sulit ditemui.

Kuliner ini menjadi agak langka karena ‘kalah’ dengan persaingan kuliner lainnya, apalagi kuliner western.

Padahal rasa Blayag sangat enak. Nasi Blayag yang terbuat dari ketupat menambah sensasi lezatnya makan.

Akan lebih nikmat lagi saat menikmati Blayag ditambah dengan kacang komak. Kini, Blayag mulai kembali dijajakkan terutama untuk wisatawan yang liburan kesini. Blayag raja memiliki komposisi berupa sayuran yang kemudian disiram dengan bumbu khusus yang sangat lezat.

2. Lontong Jukut Serapah

Lontong Jukut Serapah Khas Bali

loading...

Makanan khas Bali selanjutnya adalah lontong jukut serapah. Nama makanan ini tentu sangat tidak enak didengar bagi masyarakat melayu.

Namun, berbeda dengan masyarakat Bali. Lontong yang satu ini menjadi salah satu kuliner Bali favorit yang tidak boleh anda lewatkan kalau liburan kesini.

Berbeda dari lontong pada umumnya, lontong jukut Serapah memiliki bentuk segitiga dan berukuran lebih besar, ada juga yang bentuknya bulat lonjong.

Lontong dipotong kecil-kecil dan disajikan bersama dengan berbagai macam sayuran yang telah direbus seperti bayam, nangka, pepaya, daun singkong, dan bunga pisang (jantung pisang). Kemudian disiram dengan kuah kental. Kuah lontongnya namanya telengis (hasil sampingan minyak kelapa dan santan kelapa yang direbus)

Penasaran? Lontong ini menjadi menu sarapan yang bisa mesti anda cobain saat di Bali.

3. Nasi Tepeng Khas Bali

Nasi Tepeng Khas Bali

Foto via klikhotel

Nasi Tepeng merupakan salah satu makanan khas Bali khususnya daerah Gianyar. Makanan tradisional ini memiliki citarasa pedas menggoyang lidah.

Wajib dicoba oleh pecinta masakan pedas. Diramu dengan menggunakan berbagai rempah dan disajikan dengan sayur-sayuran seperti terong, kacang merah, kacang panjang, daun kelor, nangka muda dan kelapa parut membuat nasi tepeng semakin nikmat.

Biasnaya, nasi tepeng disajikan menggunakan daun pisang, ini menambah kesan alamni dan bisa menambah selera makan kita.

4. Serombotan Khas Bali

Serombotan Khas Bali

Serombotan merupakan makanan khas Bali yang mirip dengan urap kalau bagi orang jawa. Bagi masyarakat jawa tentu sudah tidak asing lagi dengan urap, kalau bagi masyarakat Bali mereka lebih mengenal Seombotan.

Serombotan sendiri terbuat dari berbagai jenis sayuran yang dicampur menjadi satu. Biasanya sayuran yang digunakan berupa bayam, buncis, kangkung, kacang panjang, terong, touge, dan pare.

Nah, yang berbeda adalah bumbu yamg diberikan, yaitu kalas. Kalas sendiri merupakan santan yang dicampurkan dengan kunyit tumbuk, bawang merah, lengkuas, bawang putih, kencur dan ketumbar.

Kalau anda tertarik untuk mencoba makanan khas Bali yang satu ini datang saja ke Singaraja. Anda bisa menemukan Serombotan dengan mudah di Singaraja. Selain di Singaraja, beberapa rumah makan berlabel Singaraja yang ada di seputaran Denpasar dan Kuta juga menyajikan menu ini.

5. Rujak Kuah Pindang Khas Bali

ujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung Khas Bali

Makanan khas Bali selanjutnya adalah rujak Pindang. Rujak Pindang? Wah kok jadi kayak nama masakan ikan ya?

Rujak ini paling mantap kalau disantap sambil menikmati pemandangan pantai yang ciamik. Rujak pindang sendiri mirip-mirip dengan rujak pada umumnya, terbuat dari aneka buah-buahan yang asam dan manis, seperti buah bengkuang, kedondong, pepaya, belimbing, mentimun dan buah lainnya kemudian dipotong kecil-kecil.

Untuk kuahnya sendiri, rujak pindang dicocol atau disiram dengan bumbu rujak biasa dan kuah kaldu yang terbuat dari ikan, terasi, garam, dan cabai.

Pasti anda sudah tidak sabar lagi untuk menikmati rujak pindang bukan? Untuk ibu hamil sangat cocok sekali mencoban rujak pindang ini. Silahkan cobain aja langsung.

6. Sate Lilit Khas Bali

Sate Lilit Khas Bali

Foto via carnetdescapades.com

Siapa sih yang tidak suka makan sate? Sate bisa kita temui hampir di semua daerah di Indonesia. Masing-masing daerah terkadang memiliki citarasanya masing-masing. Kalau sate yang paling terkenal adalah sate Padang.

Nah, kalau anda ke Bali jangan lupa untuk mencoba sate lilit yang merupakan makanan khas Bali yang sangat enak. Nama sate ini cukup unik karena cara pembuatannya dengan melilitkan daging yang dicincang halus setelah itu baru kemudian dibakar.

Untuk daging sate lilit sendiri menggunakan ikan tengiri, pastilah mahal. Karena ikan tenggiri sendiri memiliki harga di atas harga ikan laiinya.

Di Bali sendiri ada banyak penjual sate lilit, banyak warung hingga restoran yang menyediakan menu sate lilit makanan khas Bali ini. Anda bisa menemukan sate ini di rumah makan khas Bali, restoran, pasar tradisional, maupun pedagang makanan pinggir jalan. Bahkan restoran terkenal seperti Bebek Tepi Sawah juga menghidangkan menu ini.

7. Ayam/Bebek Betutu Khas Bali

Ayam Betutu Khas Bali

Foto via icuimc.org

Ayam atau Bebek betutu merupakan makanan khas Bali yang paling populer, baik untuk wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang liburan kesini.

Makanan khas Bali yang satu ini menjadi kuliner wajib yang tidak boleh anda lewatkan. Anda pasti akan puas makan ayam atau bebek betutu, karena anda akan disajikan ayam atau bebek utuh di panggang yang sebelumnya pada bagian perutnya telah diisi dengan berbagai macam bumbu.

Meskipun biasanya ayam betutu disajikan pada saat ada upacara keagamaan, namun masakan khas Bali satu ini menjadi menu makanan mewah yang disajikan direstoran-restoran terkenal. Bagi yang mencobanya secara langsung bisa ke Ayam Betutu Men Tempeh di Gilimanuk atau bisa juga ke Men Weti di Sanur Bali.

Bagaimana? Anda sudah tidak sabar lagi ingin mencoba kenikmatan ayam atau bebek betutu?

8. Bagiak Khas Bali

Bagiak Khas Bali

Kalau anda mecari makanan ringan atau cemilan khas Bali, Bagiak adalah salah satunya. Kuliner Bali yang satu ini sangat cocok untuk dijadikan cemilan atau oleh-oleh pulang nanti.

Bagiak sendiri dibuat menggunakan tepung sagu dan biasanya dijadikan sebagai oleh oleh khas Bali. Bagiak memiliki rasa yang agak manis dan tekstur yang renyah. Dilihat sekilas, bagiak berbentuk bulat panjang kurang lebih sejempol orang dewasa. Pertama dipegang akan terasa keras, tapi saat mulai masuk ke mulut akan mulai kres kres renyahnya lama pecah dan lembek.

Saat ini bagiak ditawarkan dengan bermacam rasa seperti  jahe, kacang, susu dan kayu manis. Paling nikmat menimati bagiak saat sore hari bersama dengan kopi hangat.

Kira-kira anda suka rasa apa?

9. Kacang Asin Khas Bali

Kacang Asin Khas Bali

Kacang asin menjadi makanan khas Bali lainnya yang bisa anda jadikan sebagai cemilan atau oleh-oleh untuk tetangga atau kerabat saat pulang nanti.

Kalau kacang pada umumnya hanya gurih, kalau kacang khas Bali ini agak sedikit berbeda karena rasa asinnya.

Kacan Asin ini bisa anda temukan diberbagai toko oleh-oleh yang ada di Bali.

Kalau anda tertarik untuk mencobanya silahkan saja datang ke pusat oleh-oleh, kalau anda penasaran mengenai cara membuatnya anda bisa menanyakan kepada penjual, kira-kira dimana kita bisa menemukan pembuatnya.

10. Lawar Kuwir Khas Bali

Lawar Kuwir Khas Bali

Makanan khas Bali selanjutnya adalah lawar kuwir. Kuliner ini sangat digemari oleh wisatawan yang liburan ke Bali. Makanan yang terbuat dari campuran sayur-sayuran dan daging cincang yang di ramu khusus menggunakan bumbu khas Bali.

Bagi anda muslim, perhatikan sebelum mengkonsumsinya karena sebagian penjual menggunakan campuran daging babi, namun juga bisa menggunakan bebek entog (kuwir) juga menjadi daging alternatif yang di favoritkan oleh masyarakat Bali.

Cara membuat lawar kuwir yaitu dengan mencincang daging entog kemudian dicampur dengan potongan-potongan sayur kacang panjang dan parutan kelapa serta dilumuri bumbu Bali. Biasanya, menikmati kuliner ini dengan nasi putih hangat bersama sate lilit, kacang tanah, suwiran Ayam Betutu, dan semangkok jukut ares (sayur batang pisang), pasti tambah jos.

11. Nasi Campur Ayam Bali

Nasi Campur Ayam Bali

Nasi campur ayam juga menjadi salah satu makanan khas Bali yang tidak boleh anda lewatkan. Nasi campur ayam menjadi perpaduan banyak makanan kahs Bali seperti sate lilit, suwiran ayam sisit bumbu Basa Genep Bali, sayur urap, dan lawar ayam siap untuk disantap menemani nasi putih hangat. Wah jadi berapa in one ya? Semuanya dicampur jadi satu menjadi nasi campur ayam.

Akan tambah nikmat lagi kalau menikmati nasi ini dengan menambahkan sambel matah dan sambel embe khas Bali.

Masing-masing rumah makan atau restoran di Bali menyajikan lauk dan tampilan yang berbeda, misalnya ada yang menghidangkannya dengan ayam betutu, telur sambal tomat, kulit ayam goreng, daun umbi pedas, ikan pindang, maupun taburan kacang tanah goreng.

Kalau membayangkannya pasti membuat air liur mengembang.

12. Nasi Jinggo Khas Bali

Nasi Jinggo Khas Bali

Nasi jinggo menjadi makanan khas Bali selanjutnya yang wajib anda cobain. Nasi Jinggo menjadi salah satu kuliner favorit karena selain harganya murah meriah, rasanya sangat enak dan pedas.

Penyajian nasi Jinggo sangat alami sekali, menggunakan daun pisang, menambah selera makan kita. Satu lagi, nasi jinggo terkenal dengan rasanya yang pedas, sangat cocok untuk anda penggemar masakan pedas.

Biasanya, nasi jinggo akan dipadukan dengan daging ayam suwir, mie goreng, dan tempe goreng. Kamu tidak akan merasa kenyang dengan hanya menyantap satu bungkus Nasi Jinggo.

Untuk dapat menikmati seporsi nasi jinggo kita hanya mengeluarkan uang Rp. 3000 sampai Rp 5000 saja. Sangat murah sekali bukan?

Dengan porsi kecil sangat pas untuk sekali santap, untuk pria biasanya kurang satu porsi, tenang anda bisa nambah kok, tidak perlu malu karena memang biasanya banyak yang minta nambah. Buat anda yang tertarik mencoba nasi Jinggo kamu bisa menemukannya dengan mudah dipinggir jalan. Biasanya pedagang nasi jinggo ini akan membuka stand kecil dan se adanya di pinggir jalan

13. Tum Ayam Khas Bali

Tum Ayam Khas Bali

Satu lagi makanan khas Bali yang berbahan dasar ayam, tum ayam. Kuliner yang satu ini mirip dengan kuliner orang jawa, pepes.

Cara membuatnya juga sama seperti pepes. Pertama, bahan-bahan dicincang, termasuk ayamnya, kemudian dibungkus dengan menggunakan daun pisang, dan selanjutnya dikukus hingga matang.

Sangat mirip sekali dengen pepes bukan? Anda juga bisa mencobanya di rumah.

Namun yang spesial adalah bumbu dari Tum Ayam yang terdiri campuran santan dengan berbagai rempah-rempah seperti bawang, lengkuas, jahe, kencur dan lain sebagainya.

14. Jaja Wajik Khas Bali

Jaja Wajik Khas Bali

Foto via nananghimawan

Jaja wajik bisa menjadi oleh-oleh khas Bali yang bisa anda bawa pulang untuk buah tangan. Jajanan tradisional khas Bali ini smasih tetap eksis dan kita bisa menemukannya dengan mudah diberbagai toko penjual oleh-oleh di Bali.

Kue ini juga masih sangat digemari oleh masyarakat Bali khususnya, karena rasanya yang manis dan legit. Sedikit informasi untuk Anda, jaja adalah istilah dalam bahasa Bali yang artinya jajan atau panganan.

Jaja wajik  ini juga biasanya selalu ada saat acara pernikahan, karena sangat cocok untuk dijadikan sebagai camilan.

Bagaimana? Anda tertarik untuk membawanya sebagai buah tangan?

15. Jaja Bendu Khas Bali

Jaja Bendu Khas Bali

Foto via balinewsinformation

Satu lagi makanan khas Bali yang bisa anda cobain, yaitu Jaja Bendu. Jajanan ini berasal dari Jembrana Bali.

Jajanan tradisional ini juga masih digemari dan eksis hingga kini. Kue ini bisa dibilang sangat sederhana. Namun, bahan-bahannya yang simpel itu yang justru bikin banyak orang ketagihan.

Cara membuantya juga terbilang cukup mudah, hanya dibungkus dengan daun pisang dan dibuat dari tepung ketan yang diisi campuran parutan kelapa dan gula Bali. Selain disajikan sebagai teman minum kopi atau teh, Jaja Bendu juga sering disajikan dalam berbagai upacara manusa yadnya.

Bahkan, kue ini juga sering muncul di acara-acara resmi di instansi pemerintahan di Bali. Bagaimana? Anda tertarik untuk mencobanya?

16. Rujak Bulung Khas Bali

Rujak Bulung Khas Bali

Foto via http://3.bp.blogspot.com/

Satu lagi makanana khas Bali berupa rujak, yaitu rujak Bulung. Rujak ini sangat anti mainstream, berbeda dari ruajk-rujak lainnya karena terbuat dari rumput laut.

Wah, rujak kok dari rumput laut ya? Bulung sendiri berarti rumput laut. Ruaj kini snagat diminati karena mengandung banyak serta yang sangat baik untuk kesehatan pencernaan.

Selain kaya akan serat, rumput laut juga dapat membantu mendetoks tubuh dengan kandungan klorofilnya yang tinggi. Untuk membuat makanan tradisional ini, kita membutuhkan yang namanya Bulung Boni. Boni adalah jenis rumput laut yang biasa digunakan untuk membuat menu rujak unik ini.

Agar rasanya jadi lebih nikmat, rujak ini ditambah parutan kelapa yang sudah dibakar terlebih dulu. Lalu diberi parutan lengkuas dan bumbu yang sudah diulek.

17. Tipat Cantok Khas Bali

Tipat Cantok Khas Bali

Tipat cantok bagi orang di luar Bali mungkin masih sangat asing terdengar, kuliner khas Bali ini cukup unik dan sangat mudah kita temukan di seluruh wilayah Bali. Bahkan, Anda bisa memilih tipat cantok versi warung sederhana atau hotel berbintang. Namun tentu saja, isian dan bumbunya sama saja. Hanya mungkin penyajiannya saja yang berbeda.

Dalam bahasa Bali, tipat memiliki arti ketupat, sementara cantok berarti diuleg atau dihaluskan. Untuk isiannya, tipat cantok biasanya memakai kacang panjang, tauge, dan kangkung. Agar rasanya semakin nikmat, sayur dan tipat yang sudah ditata di piring akan disiram dengan bumbu kacang.

18. Godoh Gedang Khas Bali

Godoh Gedang Khas Bali

Dari namanya kita sudah tahu kira-kira makanan apa ini, bukan? Ya, Godoh Pisang merupakan salah satu makanan khas Bali yang berbahan dasar pisang.

Godoh Gedabg adalah pisang goreng khas Bali yang kamu bisa nikmatin dengan gula kayu manis atau krim segar. Biasanya, suka dijadikan sebagai makanan snack untuk mengisi waktu libur kamu. Makanan ini diperkenalkan ke Bali pada abad 16 oleh Portugis.  Biasanya, pisang yang digunakan adalah pisang belur yang digoreng. Lezat deh.

19. Bubur Injin Khas Bali

Bubur Injin Khas Bali

Bubur ketan hitam yang nikmat juga bisa kamu temukan di Bali, namanya Bubur Ijin. Bubur ini bisa anda jadikan dessert special untuk anda dan keluarga.

Dibuat dari beras hitam dan diberi santan dengan potongan nangka. Nah, kalau kamu mau mencicipi yang paling enak di Bali, kamu bisa ke Kafe Batan Waru di Kuta, Bali.

Menu ini juga menjadi salah satu menu andalan untuk sarapan dan mengganjal perut sehabis mandi-mandi di pantai.

20. Bubur Mengguh Khas Bali

Bubur Mengguh Khas Bali

Satu lagi makanan khas Bali berupa bubur yang layak anda coba, yatiu bubur mengguh. Bubur ini berasal dari daerah Bali utara (Buleleng) yang sering disajikan saat upacara adat.

Bubur mengguh terbuat dari beras dan santan yang disajikan dengan ayam suwir yang dibumbui lalu disiram kuah ayam kental dan urap sayur yang disajikan terpisah.

Citarasanya sangat komplit, perpaduan gurih dan agak pedas dengan renyahnya sayur urap.

Kuliner yang satu ini menjadi pangan wajib tidak boleh dilewatkan saat liburan ke Buleleng.

Tidak lengkap rasanya kalau ke Bululeng tanpa mencoa bubur Mengguh yang nikmat.

21. Komoh Khas Bali

Komoh Khas Bali

Komoh merupakan makanan sejenis sup berkuah yang ditambah dengan berbagai daging, baik itu daging ayam, daging itik, daging entog, daging penyu sampai daging babi.

Untuk muslim, sebaiknya anda memastikan terlebih dahulu Komoh yang anda santap. Selain isisn daging, komoh juga bisa berisi kulit dan hati hewan tersebut.

Dengan cita rasa yang nikmat karena bumbu-bumbu yang diracik dengan pas, membuat komoh menjadi salah satu kuliner yang waib kamu cobain saat liburan di Bali.

Komoh disajikan dalam mangkok kecil dan cara mengkonsumsinya adalah bisa langsung mangkok yang berisi komoh didekatkan ke mulut dengan tangan kemudian komoh tersebut di minum dan bisa juga dengan menggunakan sendok makan.

22. Jukut Ares Khas Bali

Jukut Ares Khas Bali

Jukut ares merupakan kuliner khas Bali yang sangat unik, karena berbahan dasar pohon pisang yang masih muda yang kira-kira besarnya selengan orang dewasa yang diiris-iris tipis.

Untuk membuat makanan khas Bali ini, bumbunya menggunakan bumbu lengkap Bali alias Base Gede, sedangkan untuk daging campurannya bisa menggunakan berbagai macam daging.

Bisa daging ayam, mentok (paling enak), bisa juga menggunakan daging Babi.

Maka dari itu, bagi umat islam, anda sebaiknya bertanya kepada penjual terlebih dahulu, kira-kira dagingnya daging apa.

Rasa jukut ares yang khas membuat panganan sederhana ini cukup diminati.

23. Nasi Sela (Ubi) Khas Bali

Nasi Sela (Ubi) Khas Bali

Makanan khas Bali yang terakhir adalah nasi sela atau nasi ubi jalar. Panganan ini sangat terkenal di kawasan pedesaan di Bali, namun kini tidak hanya masyarakat pedesaan saja yang menyukai sela, bahkan masyarakat kota juga menyukainya.

Rasa yang ditawarkan benar-benar spesial. Campuran antara nasi dan sela bisa memberikan cita rasa khas, selain juga kaya manfaat bagi kesehatan.

Dengan metode pengolahan yang lebih modern dan maju, bisa menyajikan nasi sela dalam rasa paket yang lebih enak. Nasi sela banyak disuguhkan dalam nasi bungkus, nasi jinggo ataupun di restoran-restoran khas bali.

Bagaimana? Banyak sekali bukan? Kalau liburan ke Bali jangan sampai tidak mencoba kuliner-kuliner di atas. Itulah 23 makanan khas Bali yang tidak boleh anda lewatkan saat berwisata ke Pulau Dewata. Semoga bermanfaat, jangan lewatkan juga 22 Pantai Bali Paling Memukau yang Wajib Dikunjungi

loading...

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!