18 Objek Wisata di Banjarmasin Kalimantan Selatan

Tempat Wisata di Banjarmasin – Banjarmasin memiliki julukan Kota Seribu Sungai, karena memang pusat Kota Banjarmasin dibelah oleh banyak sekali sungai, seperit Sunga Martapura, Barito,  sungai Sipandai, sungai Sigaling, sungai Keramat, sungai Jagabaya, sungai Pangeran dan masih banyak sungai lainnya yang membuat wilayah Banjarmasin yang seluas seluas 72 km² menjadi delta atau kepulauan yang terdiri dari sekitar 25 buah pulau kecil (delta).

Wah pasti seru kalau bisa mengunjungi tempat wisata di Banjarmasin dengan mengarungi sungai. Salah satu tempat wisata di Banjarmasin yang paling terkenal adalah pasar terapung. Dikatakan pasar terapung karena antara penjual dan pembeli bertemu di atas perahu atau sampan-sampan kecil. Ratusan pedagang menjajakkan dagangannya di atas perahu. Pasar ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin.

Nah, kira-kira mana saja tempat wisata di Banjarmasin yang sudah ana kunjungi? Bagi warga Banjarmasin sendiri, anda juga harus mengekspose daerah anda agar bisa lebih terkenal dan banyak dikunjungi. Karena sekarang memang, konten viral di facebook bisa menjadi berkah bagi tempat wisata indah yang masih belum terjamah karena agak tersembunyi.

Tempat Wisata di Banjarmasin

Berikut ini Tempatwisataseru.com rangkum 18 tempat wisata di Samarinda yang bisa anda kunjungi. Sebelumnya kami sudah bagikan 24 Tempat Wisata di Balikpapan yang juga tidak kalah serunya untuk kita kunjungi bersama keluarga atau rombongan. Silahkan simak berikut

1. Pasar Terapung Banjarmasin

Pasar Terapung Banjarmasin

Pasar Terapung Banjarmasin

Tempat wisata di Banjarmasin yang pertama dan wajib anda kunjungi adalah pasar terapung yang ada di berbagai sungai di Banjarmasin, salah satunya yang terkenal dan populer adalah yang ada di muara Sungai Barito, tepatnya di Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin.

Tidak lengkap rasanya kalau melakukan perjalanan ke Banjarmasin tanpa menyambangi pasar tradisional yang sudah bertahan sejak ratusan tahun silam ini.

Pasar terapung ini menjadi salah satu ciri khas wisata Kota Banjarmasin. Proses jual beli dilakukan di atas perahu, aktivitas ini sudah ada sejak 400 tahun silam dan sampai sekarang masih terus dibudayakan.

Anda bisa menemukan aneka kebutuhan mulai dari hasil pertanian, makanan sampai pakaian. Untuk bisa menyaksikan kegiatan di pasar ini, Anda harus datang pagi hari karena pasar ini hanya berlangsung dari jam 05:00 sampai 07:00. Yang menarik di pasar terapung ini adalah adanya tongkat dengan ujung kawat untuk mengambil barang yang dibeli karena sulitnya mendekatkan perahu yang dinaiki.

2. Pulau Kembang

Pulau Kembang

Pulau Kembang

Tempat wisata di Banjarmasin yang kedua adalah sebuah pulau yang ada di tengah-tengah sungai Barito.

Pulau Kembang merupakan sebuah pulau yang berada di tengah Sungai Barito. Tempat wisata ini menjadi habitat monyet dan beberapa jenis burung. Menurut warga, di pulau ini terdapat seekor monyet besar yang merupakan raja monyet.

Saat berada di pulau ini, berhati-hatilah dengan barang bawaan Anda. Monyet-monyet seringkali penasaran dan ingin melihat apa saja yang Anda bawa. Sebaiknya bawa makanan ringan atau buah-buahan untuk mengalihkan perhatian mereka dari tas Anda.

Menariknya, di pulau ini terdapat sebuah kuil dan altar dengan arca berbentuk monyet putih atau Hanoman. Altar ini, oleh warga Tionghoa, digunakan untuk meletakkan sesaji pada saat-saat tertentu.

loading...

3. Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan Suriansyah menjadi tempat wisata di Banjarmasin yang menawarkan konsep wisata religi. Bagi anda yang beragam islam tidak ada salahnya untuk mampir di sala hsatu situs bersejarah yang memiliki nilai-nilai keislaman yang kental.

Masjid yang juga bernama masjid Kuin ini dibangun pada 1526-1550. Masjid Suriansyah menjadi masjid tertua di Banjarmasin. Dan memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat sekitar.

Masjid ini bangunannya berbentuk panggung, sama seperti bangunan pada umumnya di Banjarmasin, selain itu, masjid ini juga memiliki ukiran khas Kalimantan Selatan dan atap tumpang. Beberapa bagian dari masjid terlihat mirip dengan Masjid Agung Demak terutama di bagian atapnya yang berundak dan mengerucut ke atas. Hal ini dimungkinkan karena hubungan kedua kesultanan pada zaman dahulu.

Selain itu, yang menambah keunikan masjid ini adalah mihrab atau tempat imam salat memiliki atap sendiri yang terpisah dari atap bangunan utama.

4. Masjid Sabilal Muhtadin

Masjid Sabilal Muhtadin

Nah, kalau masjid tertua di Banjarmasin adalah masjid Suriansyah, sementara kalau masjid terbesar di Banjarmasin adalah Masjid Sabilal Muhtadin.

Masjid yang mampu menampung jamaah 15.000 orang ini memiliki 5 menara yang menambah kemegahan ‘Rumah Allah’ ini.

Nama masjid ini sendiri diambil dari nama kitab seorang ulama besar yang dikenal masyarakat Indonesia dan dunia yang bernama Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjary.

Masjid Sabilal Muhtadin sendiri dibangun pada tahun 1981 dan hingga kini menjadi salah satu tempat yang ‘wajib’ dikunjungi jika kita berkunjung ke Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin. Masjid ini sendiri terdapat di tepi barat Sungai Martapura, tepatnya di Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.

5. Taman Siring Sungai Martapura

Taman Siring Sungai Martapura

Tempat wisata di Banjarmasin selanjutnya adalah tempat nongkrong naka-anak muda yang selalu ramai pada sore hari. Tempat nongkrong di Banjarmasin ini berada di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Kapten Tendean.

Taman Siring Sungai Martapura sendiri menjadi salah satu tempat berkumpul anak-anak muda setelah sehaian beraktivitas untuk melepas penat.

bagi mancing mania, disini juga menjadi salah satu spot memancing yang digemari oleh mata pancing. Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan, disediakan bangku-bangku untuk duduk santai atau sambil menikmati aneka kuliner juga bisa.

Nah, biasanya hari Minggu Taman Siring Sungai Martapura ramai dengan adanya komunitas anak muda yang berlatih skateboard dan BMX. Tak jarang tempat ini juga dijadikan lokasi perlombaan oleh mereka.

6. Taman Maskot

Taman Maskot

Taman maskot ini juga menjadi salah satu tempat wisata di Banjarmasin yang layak untuk kita kunjungi. Terdapat dua maskot kota Banjarmasin yaitu bekantan dan pohon kasturi. Di gerbang masuk, Anda akan disambut sebuah patung bekantan seukuran manusia dewasa. Tak jauh di belakangnya, ada patung pohon kasturi dengan monyet –monyet bergelantungan.

Di bagian kanan gerbang masuk, ada rumah tanaman yang berisi banyak kaktus, lidah buaya dan beberapa jenis tanaman lain dalam pot. Untuk fasilitas, Taman Maskot telah dilengkapi dengan lahan parkir, mushola, toilet, bangku-bangku taman, warung makan dan arena bermain anak. Datang saja ke pusat kota Banjarmasin, tepatnya di Jalan H. Djok Mentaya.

7. Museum Wasaka

Museum Wasaka

Museum wasaka menjadi salah satu tempat wisata di Banjarmasin yang menawarkan nilai historis bagi wisatawan. wasaka sendiri merupakan akronim dari Waja Sampai Kaputing. 

Waja Sampai Kaputing adalah motto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Lokasi museum yang kental dengan masyarakat Banjarmasin ini berada di Jalan H. Andir, Kampung Kenang Ulu, Banjarmasin Utara. Arsitektur bangunannya adalah rumah adat Banjarmasin yang berbentuk panggung dengan atap tinggi.

Disini kita bisa menemukan koleksi foto, mesin ketik, seragam perjuangan, dan senjata yang digunakan untuk melawan penjajah seperti keris dan senjata api milik Belanda yang berhasil dirampas. Selain itu, ada sebuah sepeda tua yang dahulu digunakan untuk mengantar surat secara sembunti-sembunyi.

Satu hal yang agak unik disini, wisatawan bisa melihat teks proklamasi yang dibuat pada tanggal 17 Mei 1949. Isi teks ini berbeda dengan teks proklamasi yang banyak diketahui rakyat Indonesia selama ini. Hal ini dikarenakan menurut Perjanjian Linggarjati, Kalimantan tidak masuk dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meskipun demikian, rakyat Kalimantan masih terus berjuang untuk menjadi bagian dari NKRI dan berhasil menyatakan kemerdekaannya empat tahun setelah Bung Karno membacakan teks proklamasi.

Bagi anda yang tertarik berkunjung ke museum ini, datang saja setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional, mulai pukul 08:30 sampai 12:30. Anda tidak dikenakan biaya untuk masuk ke sini.

8. Rafting Bambu di Sungai Amandit

Rafting Bambu di Sungai Amandit

Rifting Sungai Amandit bukan masuk dalam kawasan Tempat wisata di Banjarmasin, melainkan di  kawasan wisata Laksodo tepatnya di Sungai Amandit, Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Namun untuk anda yang berkunjung ke Kalsesl tidak ada salahnya kalau mencoba wisata adrenalin yang satu ini. Rifting disini berbeda dengan rifting pada umumnya, karena menggunakan bambu.

Perjalanan rafting akan berakhir hingga Desa Tanuhi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Sepanjang perjalanan kita akan menemukan berbagai tantangan mulai dari arus deras hingga batu besar. Benar-benar uji adrenalin. Tapi tak perlu khawatir, meskipun terbuat dari rakitan bambu, perahu rakit ini dijamin aman.

Untuk mencobanya, wisatawan dikenakan  biaya sekitar Rp 250.000 untuk sekali jalan.

Akses menuju Lokasi

Bagi anda yang tertarik mencoba rifting menggunakan bambu, Anda harus menempuh pejalanan kurang lebih selama enam jam dari pusat kota Banjarmasin. Perjalanan bisa menggunkan bus atau kendaraan pribadi. Memang cukup jauh, tapi semuanya akan terbayar jika sudah sampai Loksado nanti.

9. Jembatan Barito

Jembatan Barito

Jembatan Barito menjadi salah satu tempat wisata di Bajarmasin yang menarik untuk kita nikmati, terutama pada sore dan malam hari. Jembatan ini sendiri merupakan penghubung antara tepi barat sungai Barito (Kecamatan Anjir Muara) dan tepi timur Sungai Barito di (Kecamatan Alalak).

Jembatan terbesar di Kalimantan Selatan ini juga merupakan obyek wisata di Banjarmasin yang menarik untuk dikunjungi. Kita bisa duduk duduk ditepi jembatan yang mini ditemani dengan kue yang bisa kita beli di pedagang yang menawarkan berbagai makanan dan minuman yang ada di jambatan tersebut. Kita dapat melihat indahnya sungai Barito dan kapal kapal tongkang yang melintasi sungai.

10. Pusat Kuliner Tepian Sungai Martapura

Pusat Kuliner Tepian Sungai Martapura

Anda ingin menikmati kuliner khas Banjarmasin atau Kalimantan Selatan? Silahkan datang saja ke pusat kuliner khas Banjarmasin dan sekitarnya yang ada di Jalan Pos yang menghubungkan antara Jalan Sudirman dan Jalan Hasanudin.

Aneka hidangan lezat menanti kita di jalan sepanjang 300 meter ini, terdapat sekitar 52 kios makanan yang menjual aneka kuliner khas Banjarmasin seperti laksa, nasi kuning, soto Banjar dan lupis. Selain itu, ada nasi goreng sebagai hidangan nasional dan juga kuliner dari daerah lain seperti masakan Padang dan Palembang.

11. Pantai Jodoh Banjarmasin

Pantai Jodoh Banjarmasin

Buat anda yang masih jomblo jangan datang ke tempat ini untuk mencari jodoh, karena cuma namanya saja pantai Jodoh, tapi tidak ada salahnya juga kalau mau cari jodoh di pantai Jodoh 😀

Pantai Jodoh menjadi salah satu tempat wisata di Banjarmasin yang tidak boleh kita lewatkan. Pantai ini merupakan salah satu spot menarik di Taman Siring.

Spot ini menjadi tempat yang cocok untuk menikmati sore dengan anginnya yang sejuk karena nama yang unik inilah membuat para pengunjung banyak berdatangan, pantai ini juga dikenal sebagai pantai ‘pemberi’ jodoh dan pantai bagi pasangan menikah.

Alamat : Jalan Jenderal Sudirman (depan Masjid Raya Sabilal Muhtadin).

12. Air Terjun Bajuin

Air Terjun Bajuin

Ternyata di sekitar Banjarmasin juga ada air terjun yang tidak kalah indahnya dengan air terjun di tempat lainnya di Indonesia. Air terjun Bajuin berlokasi di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Pelaihari yang berjarak sekitar 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Tanah Laut dan sekitar 75 km dari Banjarmasin.

Air terjun Bajuin memiliki panorama pegunungan yang indah, eksotik, dan udaranya pun masih sangat sejuk karena banyaknya pepohonan. Di kawasan ini terdapat tiga air terjun dengan ketinggian yang berbeda, dikarenakan alamnya yang masih asri dan alami.

Di sini juga terdapat beberapa jenis burung dan tanaman anggrek hutan, serta bunga bangkai. Air Terjun Bajuin berada di kawasan pegunungan Maratus.

Kawasan ini dikembangkan menjadi ekowisata alam seperti traking, climbing, hiking. Meskipun objek wisata ini memiliki area parkir yang luas namun sayangnya belum tersedia fasilitas yang memadai seperti banyaknya jalan rusak. Oleh karena itu untuk menuju objek wisata ini masih sangat sulit, namun pemerintah setempat sedang melakukan perbaikan. Di kawasan ini juga terdapat telaga alam batuah yang tidak jauh dari area parkir.

13. Menara Pandang Banjarmasin

Menara Pandang Banjarmasin

Menara pandang menjadi salah satu tempat wisata di Banjarmasin yang tidak boleh anda lewatkan. Menara ini mnejadi ikon kota Banjarmasin yang diresmikan pada 2014 silam.

Dari menara setinggi 21 meter ini wisatawan bisa melihat pemandangan yang menakjubkan ke berbagai arah penjuru kota.

Untuk dapat melihat pemandangan dari menara pandang ini wisatawan tidak dikenakan tarif alias gratis.

Untuk waktu berkunjung, wisatawan boleh datang pada hari senin – jum’at : 10.00 – 21.00 WITA | Sabtu : 10.00 – 22.00 WITA | Minggu : 08.00 – 21.00 WITA

14. Wisata Susur Sungai Naik Kelotok

Wisata Susur Sungai Naik Kelotok

Kalau anda liburan ke Banjarmasin, jangan sampai tidak mencoba aktivitas menelusuri sungai Martapura dari atas perahu atau Kelotok.

Jadi kurang afdol rasanya kalau tidak menyusuri sungai dengan menggunakan kelotok, rasakan sensasi serunya naik kapal mesin di sungai Martapura.

Untuk dapat berptualang dengan menggunakan kelotok, kita hanya merogok kocek Rp 5000 saja. 

Kita akan diajak berkeliling sekitar 15 menit hanya dengan membayar Rp 5000.

15. Wisata Pulau Bakut Banjarmasin

WIsata Pulau Bakut Banjarmasin

Foto via bekantan.org

Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, Banjarmasin terkenal sebagai kawasan yang dibelah oleh banyak sungai. Nah salah satu tempat wisata di Banjarmasin yang menawarkan sensasi liburan yang berbeda adalah pergi ke pulau Bakut .

Pulau Bakut sendiri merupakan pulau kecil yang ada di bawah Jembatan Barito. Pulau dengan luas kawasan sekitar 18 hektar ini termasuk taman wisata alam yang dihuni oleh banyak hewan dan tumbuhan yang adaptif terhadap pasang surut air.

Pulau Bakut terletak di Kecamatan Anjir Muara, Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Untuk dapat mencapai pulau ini, kita harus menggunakan perahu motor dari Banjarmasin dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan. Selain itu, kita juga bisa menuju Pulau Bakut dengan speedboat dari Banjarmasin dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 20 menit.

16. Soto Banjar Bang Amat

Soto Banjar Bang Amat

Ada banyak kuliner khas Banjarmasin yang wajib kita cobain jika sedang liburan di Kota Seribu Sungai ini. Salah satu tempat wisata kuliner di Banjarmasin yang tidak boleh anda lewatkan adalah Soto Banjar Bang Amat.

Soto ini sudah ada sejak 2001, dan disini tidak hanya disediakan makanan khas Banjar, juga ada aneka kuliner lain disediakan disini. Ada sop, sate ayam yang siap mengganjal perut anda.

Harga soto atau nasi sop yang ditawarkan  antara Rp 17.000,00 – Rp 22.000,00  jika ingin yang spesial dengan lauk yang lebih banyak harga yang ditawarkan antara Rp 27.000,00 – Rp 32.000,00. Sedangkan harga sate ayam 10 tusuk yaitu Rp 15.000,00. 

Lokasi rumah makan Soto Banjar Bang Amat ada di Jl. Benua Anyar RT.4 No.13 Banjarmasin. Jam buka: 07.30 – 17.00 WITA

17. Lontong Orari

Lontong Orari

Foto via tourismwatchnews.com

Selain soto Banjar Bang Mamat, lontong orari juga juga menjadi kuliner khas Banjarmasin yang wajib anda cobain. Ciri utama dari lontong orari adalah lontong berbentuk segitiga yang diberi kuah santan dan sayur nangka muda. Sebagai tambahan lauk, kalian dapat memilih ikan goreng haruan atau daging ayam bumbu manis dan telur rebus.

Kalau anda tertarik untuk mencoba lontong orari, datang saja ke Jl. Simpang Sei Mesa Banjarmasin. Warung ini buka mulai pukul 10 pagi dan tutup pada pukul 3 dini hari. Warung ini selalu ramai oleh pengunjung karena memang sudah terkenal di kalangan pemburu wisata kuliner ataupun bagi yang ingin sekedar makan malam.

  • Harga lontong orari dengan lauk ikan haruan sekitar Rp 30.000,-
  • Harga lontong orari dengan lauk ayam sekitar Rp 20.000,-

18. Kampung Sasirangan khas Banjar

Kampung Sasirangan khas BanjarTempat wisata di Banjarmasin yang terakhir adalah Kampung Sasirangan. Sasirangan sendiri merupakan

Sasirangan berasal dari kata bahasa Banjar yang artinya diikat atau dijahit dengan menggunakan tangan. Memang dulunya Sasirangan adalah pakaian adat Suku Banjar dan hanya dipakai untuk upacara adat tertentu, salah satunya adalah upacara penyembuhan bagi seseorang yang terkena suatu penyakit. Tapi sekarang, Sasirangan sudah biasa dipakai untuk bahan pakaian sehari-hari. Baik pakaian resmi atau non resmi.

Sampai saat ini, ada sekitar 30 jenis motif kain Sasirangan. Kegiatan menyirang ini punya efek menenangkan jiwa, begitu pula warna-warna yang dihasilkan. Oleh sebab itu, Sasirangan ini dipercaya sebagai kain penyembuh jiwa. Bagaimana anda tertariarik untuk melihat proses pembuatannya?

Itulah 18 tempat wisata di Banjarmasin yang menarik untuk kita kunjungi, jangan sampai ada yang terlewatkan ya. Baca juga 17 Objek Wisata di Sumedang Jawa Barat

2 Comments

Leave a Reply

error: Content is protected !!